Selasa, Desember 15

Prinsip Pembelajaran PAKEM

Prinsip-prinsip Pembelajaran PAKEM untuk RPP

1. Berpusat pada anak. Kegiatan pembelajaran berpusat pada kegiatan anak. Komposi penggunaan waktu untuk pembelajaran berkisar 30% untuk kegiatan guru dan 70% untuk kegiatan anak.

2. Berpikir kreatif. Kegiatan pembelajaran mendorong anak berpikir, memecahkan masalah, menemukan cara (rumus),

3. Kontekstual. Materi atau topik dikaitkan dengan lingkungan anak dan permasalahan dalam kehidupan sehari-hari anak sehingga pembelajaran menjadi lebih bermakna dan bermanfaat.

4. Kooperatif. Pembelajaran sesekali memberi kesempatan siswa berlatih untuk kerjasama, berinteraksi dan saling menghargai pendapat dan saling memberi feedback. (kerja kelompok, berpasangan). Namun pada akhirnya anak harus bekerja mandiri untuk mengembangkan kemampuannya.

5. Bahan dan alat bantu belajar murah. Pembelajaran menggunakan bahan dan alat peraga yang dikembangkan dengan biaya murah dan memanfaatkan barang bekas atau benda-benda di sekitar.

6. Kesetaraan. Pembelajaran memberikan kesempatan belajar yang sama bagi semua anak tanpa membedakan-membedakan atas dasar apapun.

7. Metode dan teknik yang bervariasi. Pembelajaran menggunakan metode dan teknik bervariasi untuk dapat melayani gaya belajar anak yang berbeda-beda (gaya belajar dengan melihat, gaya belajar dengan mendengar dan gaya belajar dengan bergerak atau berbuat).

8. Waktu Efektif. Mengelola waktu untuk setiap langkah kegiatan sedemikian rupa dimana proses berjalan baik sehingga tujuan pembelajaran tercapai.

9. Penilaian Proses . Penilaian yang dilakukan saat proses pembelajaran meliputi aspek kognitif, afektif contoh kerjasama kelompok dan ketrampilan

10. Kondisi Kelas. Tempat duduk diatur agar dapat mendukung proses pembelajaran sesuai materi dan strategi pembelajaran yang akan dilaksanakan.

11. Rangkaian kegiatan. Rangkaian kegiatan meliputi kegiatan awal, kegiatan inti dan kegiatan akhir/penutup. Kegiatan Awal : menyampaikan tujuan, menghubungkan materi yang akan dipelajari dan pengetahuan/ pengalaman siswa atau mempertanyakan sejauhmana siswa mengetahui materi yang akan dipelajari. Kegiatan Inti : kegiatan anak untuk mencari, memecahkan masalah, menemukan pola/rumus, membuat suatu produk, dll. Kegiatan Penutup: bersama-sama (dengan bimbingan guru) membuat kesimpulan dan penegasan.